Jumat, 23 Mei 2014

Pondok Tahfidz Al-Qur'an Al-Muthohhirin

     

Add caption
 "Orang terbaik diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya". 
(HR. Al Bukhori dari Usman Bin Affan ra)

Hadist diatas menjelaskan kepada kita betapa mulianya derajat orang yang mempelajari dan mengajarkan Al-Qur'an, yakni sebagai orang terbaik. Oleh karena itu, apabila kita (Wali santri) menghendaki anak anak kita menjadi anak yang Sholih /sholihah ahlul quran, sudah selayaknya kita memberikan pelajaran " Al Qur'an " sebagai pelajaran "pertama" dan "Utama" kepada anak anak kita. 
sebagian orang mungkin masih banyak yang mengira menghafal Al-quran itu sangatlah sulit dan hanya orang-orang tertentulah yang bisa menghafalnya sehingga sebagian dari mereka malah enggan untuk menghafalnya, bahkan ada yang beranggapan bahwa barang siapa yang menghafal al-quran kemudian dia lupa akan hafalannya maka dia akan mendapatkan dosa yang sangat besar , di karenakan anggapan-anggapan seperti inilah sehingga mereka justru malah jauh dari al-quran , bahkan sebagian dari kaum muslimin ada yang tidak bisa membaca al-quran … na’udzubillah ….
Mempelajari Al Quran meliputi : Tahfidz (Hafalan), karena tidak kalah pentingnya sejak dini anak anak kita sudah dibekali oleh ustad-dzahnya menghafal Al-Quran meski dari surat pendek. Namun demikian perlu menjadi perhatian para Orang tua akan anaknya yang telah memiliki dasar membaca Al Quran yang baik dan benar dan telah dinyatakan LULUS di tingkat dasar (metode Qiraati), maka perlu adanya estafeta/kelanjutan pendidikan belajar Al-Quran yang dikenal dengan paska TPQ.
Renungan ayat bagi orang yang memiliki tanda iman

Quran, Surah Al-Baqara, Ayat 121

Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi. (QS. Al-Baqoroh 121)



di Pondok ini Insya Alloh membina putra putri untuk menjadi anak dengan pola pembelajaran program Tahfidzul Quran tehnik belajarnya sederhana. Cukup dengan mendengar dan mengucapkan secara berulang, baik itu mendengar bacaan sendiri ataupun mendengar bacaan gurunya.
Problematika yang terjadi anak anak telah meiliki kemapuan dasar bacaan alquran yang baik dan benar kemudian melanjutkan di lembaga yang pola pembelajarannya tidak sama dengan ketika di TPQ nya maka secara otomatis bacaan anaknya akan berubah. kalau sampai kurang benar bahkan salah sampai ia remaja dan dewasa, Siapa yang bertanggungjawab ? jawabnya, ya orang tua yang salah memilih dan tak mampu memilah kelanjutan pendidikan bagi anaknya.



suasana foto bareng pengurus dan pengasuh Al-Muthohhirin Kesilir Wuluhan Jember tahun 2013 (Santri TPQ-Diniyah-Tahfidz) "semoga manfaat dan barokah ya nak" ! kata ustadz Muhammad Badrussurur pembina sekaligus pengasuh Pondok Tahfidz anak.



Gedung utama TPQ Al-Muthohhirin untuk kegiatan rutin kelas TPQ Qiraati (foto 2013)



Santri putra foto bersama 
saat pembangunan Asrama pondok Tahfidz awal 2014 kini  sudah Finishing penyempurnaan bangunan "Doa barokahnya" kata ustadz

Santri putri berpose
suasana proses belajar mengajar Qiraati





















1 komentar: